Icon Chat LSP TRIM

Berita & Artikel LSP TRIM

Informasi terbaru seputar LSP TRIM, uji kompetensi, dan sertifikasi profesi.

Tampilkan Data
Foto Berita: LSP TRIM Selenggarakan Uji Sertifikasi BNSP Skema Quality Control Inspector di Kota Malang, Seluruh Peserta Direkomendasikan Kompeten - LSP TRIM
Berita LSP TRIM 18 Jul 2026

LSP TRIM Selenggarakan Uji Sertifikasi BNSP Skema Quality Control Inspector di Kota Malang, Seluruh Peserta Direkomendasikan Kompeten

Oleh Muhammad Rizky

Malang, 18 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penyelenggaraan Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Skema Quality Control Inspector. Kegiatan sertifikasi yang dilaksanakan secara offline di Kota Malang ini diikuti oleh 7 siswa LPK Pratama Duta Terampil yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan dipersiapkan untuk memperoleh pengakuan kompetensi sesuai dengan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelaksanaan uji sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya LSP TRIM dalam memperluas akses sertifikasi kompetensi bidang teknik dan industri manufaktur, khususnya bagi peserta didik lembaga pelatihan kerja (LPK). Melalui sertifikasi kompetensi, peserta tidak hanya memperoleh pengakuan atas kemampuan yang dimiliki, tetapi juga memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing ketika memasuki dunia kerja. Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin mengutamakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi terstandar dan diakui secara nasional. Skema Quality Control Inspector merupakan salah satu skema sertifikasi unggulan yang dikembangkan oleh LSP TRIM untuk menjawab kebutuhan industri manufaktur terhadap tenaga kerja yang mampu melakukan pengendalian mutu produk dan proses produksi. Seorang Quality Control Inspector dituntut memiliki kompetensi dalam melakukan inspeksi, mengidentifikasi ketidaksesuaian produk, menerapkan prosedur pengendalian kualitas, serta memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh perusahaan maupun regulasi yang berlaku. Selama proses asesmen, seluruh peserta mengikuti rangkaian uji kompetensi sesuai dengan pedoman BNSP. Asesmen dilakukan menggunakan berbagai metode, mulai dari verifikasi portofolio, observasi praktik kerja, wawancara, hingga pengujian bukti kompetensi untuk memastikan setiap peserta benar-benar mampu menunjukkan kompetensi yang dipersyaratkan pada skema Quality Control Inspector. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, transparan, dan mengacu pada prinsip-prinsip asesmen berbasis kompetensi. Hasil pelaksanaan sertifikasi menunjukkan capaian yang membanggakan. Seluruh 7 peserta dari LPK Pratama Duta Terampil memperoleh rekomendasi "Kompeten" dari asesor, yang menandakan bahwa seluruh peserta telah memenuhi standar kompetensi pada skema Quality Control Inspector. Capaian ini mencerminkan kesiapan peserta dalam mengaplikasikan kompetensi yang telah dipelajari sekaligus menunjukkan efektivitas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh LPK Pratama Duta Terampil. Keberhasilan penyelenggaraan sertifikasi ini juga menjadi bukti komitmen LSP Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) dalam menghadirkan layanan sertifikasi BNSP bidang teknik yang profesional, kredibel, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri. Melalui berbagai skema sertifikasi yang terus dikembangkan, LSP TRIM berupaya mendukung terciptanya tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi terukur, siap bekerja, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Ke depan, LSP TRIM akan terus memperluas pelaksanaan sertifikasi kompetensi BNSP melalui kerja sama dengan sekolah vokasi, perguruan tinggi, lembaga pelatihan kerja, perusahaan, serta berbagai institusi pendidikan lainnya di seluruh Indonesia. Dengan semakin luasnya akses terhadap sertifikasi kompetensi bidang teknik, diharapkan semakin banyak tenaga kerja yang memiliki pengakuan kompetensi resmi sehingga mampu menjawab kebutuhan industri manufaktur yang terus berkembang di era transformasi industri.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: LSP TRIM dan dr. Mekanik Academy Selenggarakan Sertifikasi BNSP Skema Project Engineer bagi Karyawan PT KAI (Persero) Batch 2 - LSP TRIM
Berita LSP TRIM 15 Jul 2026

LSP TRIM dan dr. Mekanik Academy Selenggarakan Sertifikasi BNSP Skema Project Engineer bagi Karyawan PT KAI (Persero) Batch 2

Oleh Muhammad Rizky

Bandung, 15 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) bersama dr. Mekanik Academy sebagai Mitra Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP TRIM kembali menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Skema Project Engineer bagi 10 karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan yang dilaksanakan secara offline di Hotel Dafam Rio, Kota Bandung ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Manajemen Proyek Batch 2 yang diselenggarakan oleh dr. Mekanik Academy. Program ini menjadi wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui sertifikasi profesi yang diakui secara nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelaksanaan sertifikasi ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan penyelenggaraan Batch 1 yang telah memberikan manfaat bagi para profesional di lingkungan PT KAI (Persero). Melalui Pelatihan Manajemen Proyek Batch 2, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip-prinsip manajemen proyek, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi proyek sesuai dengan standar dan kebutuhan industri. Setelah menyelesaikan proses pembelajaran, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi sebagai bentuk validasi atas pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki. Skema Project Engineer yang diselenggarakan oleh LSP Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) dirancang untuk menghasilkan tenaga profesional yang mampu mengelola proyek secara efektif dan efisien. Kompetensi yang diujikan mencakup kemampuan dalam menyusun rencana proyek, mengelola sumber daya, mengendalikan biaya, mutu, waktu, serta mengidentifikasi dan mengelola risiko selama pelaksanaan proyek. Kompetensi tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama di berbagai sektor industri, termasuk transportasi, manufaktur, konstruksi, energi, hingga infrastruktur. Seluruh proses Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan standar yang ditetapkan oleh BNSP. Para peserta menjalani berbagai metode asesmen yang meliputi verifikasi portofolio, wawancara, observasi, serta penilaian terhadap bukti kompetensi yang dimiliki. Proses asesmen dilakukan secara objektif, independen, transparan, dan mengedepankan prinsip asesmen berbasis kompetensi sehingga hasil sertifikasi benar-benar mencerminkan kemampuan peserta dalam menjalankan peran sebagai Project Engineer. Keikutsertaan 10 karyawan PT KAI (Persero) dalam program ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Di tengah semakin kompleksnya pengelolaan proyek di sektor transportasi dan infrastruktur, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap tenaga profesional memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar nasional dan kebutuhan dunia industri. Sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknik, LSP TRIM terus mengembangkan berbagai skema sertifikasi kompetensi BNSP yang mendukung kebutuhan industri modern, khususnya pada bidang teknologi rekayasa dan industri manufaktur. Sementara itu, dr. Mekanik Academy sebagai Mitra TUK LSP TRIM terus menghadirkan program pelatihan berbasis kompetensi yang terintegrasi dengan sertifikasi BNSP, sehingga peserta tidak hanya memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mendapatkan pengakuan kompetensi yang memiliki nilai tambah dalam pengembangan karier profesional. Melalui kolaborasi antara LSP TRIM, dr. Mekanik Academy, dan PT KAI (Persero), diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar nasional dan mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang. LSP TRIM berkomitmen untuk terus memperluas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi BNSP bidang teknik serta menghadirkan berbagai skema sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga dapat berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: LSP TRIM dan dr. Mekanik Academy Selenggarakan Sertifikasi BNSP Skema Project Engineer bagi Karyawan PT KAI (Persero) - LSP TRIM
Berita LSP TRIM 10 Jul 2026

LSP TRIM dan dr. Mekanik Academy Selenggarakan Sertifikasi BNSP Skema Project Engineer bagi Karyawan PT KAI (Persero)

Oleh Muhammad Rizky

Bandung, 10 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) bersama dr. Mekanik Academy sebagai Mitra Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP TRIM sukses menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Skema Project Engineer bagi 4 karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan yang dilaksanakan secara offline di Hotel Dafam Rio, Kota Bandung ini merupakan rangkaian akhir dari Pelatihan Manajemen Proyek Batch 1 yang sebelumnya diselenggarakan oleh dr. Mekanik Academy. Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga sertifikasi, lembaga pelatihan, dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional. Pelatihan Manajemen Proyek Batch 1 yang diselenggarakan oleh dr. Mekanik Academy dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi proyek sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta mengikuti proses Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP yang diselenggarakan oleh LSP TRIM sebagai tahapan akhir untuk memperoleh pengakuan kompetensi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Skema Project Engineer merupakan salah satu skema sertifikasi unggulan yang dikembangkan oleh LSP Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang teknik dan manajemen proyek. Seorang Project Engineer dituntut memiliki kemampuan dalam menyusun perencanaan proyek, mengelola sumber daya, mengendalikan waktu, biaya, mutu, dan risiko, serta memastikan setiap tahapan proyek berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kompetensi tersebut menjadi kebutuhan penting di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, konstruksi, energi, transportasi, hingga infrastruktur. Selama pelaksanaan sertifikasi, keempat peserta menjalani proses asesmen sesuai dengan pedoman BNSP yang dilakukan oleh asesor kompetensi LSP TRIM. Metode asesmen meliputi verifikasi portofolio, wawancara, observasi, serta evaluasi terhadap bukti-bukti kompetensi yang dimiliki peserta. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, independen, transparan, dan mengedepankan prinsip asesmen berbasis kompetensi guna memastikan bahwa setiap peserta benar-benar memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan pada Skema Project Engineer. Keikutsertaan 4 karyawan PT KAI (Persero) dalam program ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Sertifikasi BNSP menjadi salah satu bentuk pengakuan resmi terhadap kemampuan tenaga kerja sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan dalam membangun SDM yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pengelolaan proyek di era transformasi industri. Sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknik, LSP TRIM terus mengembangkan berbagai skema sertifikasi kompetensi BNSP yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Sementara itu, dr. Mekanik Academy sebagai mitra TUK LSP TRIM terus berkomitmen menghadirkan program pelatihan berbasis industri yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mendapatkan pengakuan kompetensi yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan karier. Melalui kerja sama antara LSP TRIM, dr. Mekanik Academy, dan PT KAI (Persero), diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar nasional dan kebutuhan industri. LSP TRIM akan terus memperluas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi BNSP bidang teknik, khususnya pada bidang teknologi rekayasa dan industri manufaktur, sebagai bagian dari kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: LSP TRIM Sukses Laksanakan Witness 12 Skema Sertifikasi Awal Bersama Asesor Lisensi BNSP - LSP TRIM
Berita LSP TRIM 27 Jun 2026

LSP TRIM Sukses Laksanakan Witness 12 Skema Sertifikasi Awal Bersama Asesor Lisensi BNSP

Oleh Muhammad Rizky

Bandung, 27 Juni 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) kembali mencatatkan tonggak penting dalam proses penguatan kelembagaan dengan sukses melaksanakan Witness 12 Skema Sertifikasi Awal di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri SMKN 2 Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses lisensi LSP oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), di mana pelaksanaan asesmen kompetensi disaksikan secara langsung oleh Asesor Lisensi BNSP untuk memastikan seluruh proses telah memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku. Kegiatan witness dilaksanakan dengan menghadirkan Asesor Lisensi BNSP Ujang Krisna dan Iryanti, yang bertugas melakukan observasi, verifikasi, serta evaluasi terhadap seluruh proses asesmen kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP TRIM. Mulai dari kesiapan Tempat Uji Kompetensi (TUK), kelengkapan perangkat asesmen, kompetensi asesor, hingga pelaksanaan uji kompetensi kepada peserta menjadi bagian dari aspek yang diamati secara menyeluruh. Proses witness ini menjadi salah satu indikator penting untuk memastikan bahwa sistem sertifikasi yang diterapkan oleh LSP TRIM telah sesuai dengan pedoman dan standar mutu yang ditetapkan oleh BNSP. Dalam pelaksanaan witness tersebut, LSP TRIM mengujikan 12 skema sertifikasi kompetensi yang menjadi skema awal pengembangan lembaga. Kedua belas skema tersebut meliputi Automation Engineer, CAD Drafter Mechanical, CNC Operator, Industrial Engineer, Mechanical Design Engineer, Production Operator, Production Supervisor, Project Engineer, Quality Inspector, Senior CNC Programmer, Teknisi Predictive Maintenance, dan Welding Operator. Seluruh skema dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi di sektor teknologi rekayasa, manufaktur, otomasi industri, dan teknik, yang saat ini menjadi bidang strategis dalam pengembangan industri nasional. Pelaksanaan witness berlangsung dengan lancar sesuai prosedur sertifikasi kompetensi BNSP. Seluruh tahapan asesmen mulai dari proses registrasi peserta, briefing asesor, pelaksanaan asesmen, verifikasi bukti kompetensi, hingga penyampaian hasil asesmen berjalan secara sistematis dan terdokumentasi dengan baik. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan LSP TRIM dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi BNSP yang profesional, objektif, transparan, dan mengedepankan prinsip jaminan mutu. Bagi LSP TRIM, keberhasilan pelaksanaan Witness 12 Skema Sertifikasi Awal menjadi pencapaian yang sangat penting dalam perjalanan menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknik yang terpercaya. Selain membuktikan kesiapan sistem manajemen sertifikasi dan kualitas perangkat asesmen, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nyata dari berbagai proses pembinaan dan pendampingan yang sebelumnya telah diberikan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Keberhasilan witness ini sekaligus mempertegas komitmen LSP Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) untuk menghadirkan layanan sertifikasi kompetensi bidang teknik yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dengan skema sertifikasi yang berorientasi pada kompetensi kerja, LSP TRIM diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia, baik bagi lulusan pendidikan vokasi, mahasiswa, maupun para profesional yang ingin memperoleh pengakuan kompetensi sesuai standar nasional. Ke depan, LSP TRIM akan terus mengembangkan skema-skema sertifikasi baru yang relevan dengan perkembangan teknologi dan transformasi industri. Melalui kolaborasi dengan BNSP, Kementerian Perindustrian, dunia pendidikan, serta dunia usaha dan dunia industri, LSP TRIM optimistis dapat menjadi salah satu Lembaga Sertifikasi Profesi terdepan di bidang teknologi rekayasa industri manufaktur yang berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul, kompeten, dan berdaya saing global.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: LSP TRIM Sukses Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi, Seluruh Peserta Dinyatakan Kompeten - LSP TRIM
Berita LSP TRIM 23 May 2026

LSP TRIM Sukses Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi, Seluruh Peserta Dinyatakan Kompeten

Oleh Muhammad Rizky

Bandung, 19–23 Mei 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang sertifikasi profesi melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi BNSP. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 19–23 Mei 2026, ini diselenggarakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri SMKN 2 Bandung dan diikuti oleh 24 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan industri yang dipersiapkan menjadi asesor kompetensi profesional. Pelatihan dan sertifikasi ini merupakan salah satu program strategis LSP TRIM dalam memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi di Indonesia, khususnya di bidang teknologi, rekayasa, dan industri manufaktur. Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang tersertifikasi, keberadaan asesor kompetensi yang memiliki lisensi dan kompetensi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas proses asesmen serta menjamin kredibilitas hasil sertifikasi kompetensi. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta memperoleh pembelajaran intensif mengenai konsep sistem sertifikasi kompetensi, prinsip asesmen berbasis kompetensi, teknik pengumpulan bukti, penyusunan perangkat asesmen, hingga praktik pelaksanaan asesmen sesuai pedoman BNSP. Selain mendapatkan materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti berbagai simulasi dan praktik asesmen yang dirancang untuk membangun kemampuan sebagai asesor kompetensi yang profesional, objektif, independen, dan berintegritas. Pelatihan ini menghadirkan Master Asesor BNSP yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan sistem sertifikasi kompetensi nasional. Bertindak sebagai Lead Master Asesor adalah Bambang Nurcahyono, didampingi oleh Rizal Sani sebagai Master Asesor. Keduanya memberikan pembekalan, pendampingan, serta berbagi pengalaman praktis kepada seluruh peserta mengenai implementasi asesmen kompetensi yang sesuai dengan standar nasional. Kehadiran para Master Asesor memberikan nilai tambah bagi peserta karena tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis berdasarkan pengalaman di lapangan. Sementara itu, proses uji kompetensi dilaksanakan oleh Master Asesor Penguji Untung Witjaksono dan Sisjono yang melakukan asesmen secara profesional terhadap seluruh peserta. Setiap peserta dinilai berdasarkan prinsip valid, reliabel, adil, dan objektif sesuai ketentuan BNSP. Proses asesmen dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari observasi, wawancara, verifikasi portofolio, hingga demonstrasi kompetensi untuk memastikan bahwa setiap peserta benar-benar memenuhi standar kompetensi sebagai asesor. Hasil yang membanggakan berhasil diraih pada akhir kegiatan. Seluruh peserta yang berjumlah 24 orang dinyatakan "Kompeten", sehingga berhak melanjutkan proses penerbitan sertifikat dan lisensi sebagai Asesor Kompetensi BNSP. Capaian ini menunjukkan tingginya kualitas pelaksanaan pelatihan, kesiapan peserta, serta efektivitas proses pembelajaran dan pendampingan yang diberikan selama lima hari kegiatan berlangsung. Bagi LSP TRIM, keberhasilan penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pengembangan ekosistem sertifikasi profesi di Indonesia. Semakin banyak asesor kompetensi yang kompeten, semakin besar pula kapasitas pelaksanaan sertifikasi kompetensi BNSP, khususnya pada skema sertifikasi bidang teknik, teknologi rekayasa, dan industri manufaktur yang menjadi fokus pengembangan LSP TRIM. Kehadiran asesor yang profesional juga akan memberikan jaminan mutu terhadap setiap proses asesmen sehingga hasil sertifikasi benar-benar mencerminkan kompetensi peserta. Ke depan, LSP TRIM berkomitmen untuk terus menyelenggarakan berbagai program pengembangan SDM, mulai dari pelatihan asesor kompetensi, pengembangan Tempat Uji Kompetensi (TUK), hingga penyelenggaraan sertifikasi kompetensi BNSP di berbagai bidang teknik dan industri. Melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan, dunia usaha, dunia industri, serta pemerintah, LSP TRIM optimistis dapat menjadi salah satu Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknik yang berkontribusi dalam mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: Ekspansi Pesat ACCIONA: Tim Engineering Tembus 100 Profesional, Perkuat Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan - LSP TRIM
Artikel Engineering 06 May 2026

Ekspansi Pesat ACCIONA: Tim Engineering Tembus 100 Profesional, Perkuat Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan

Oleh Anna Hudia Rahman

Perusahaan infrastruktur global ACCIONA mencatat pencapaian penting dengan bergabungnya karyawan ke-100 dalam tim Engineering and Design di Australia. Momen ini menjadi penanda pertumbuhan pesat sejak unit tersebut pertama kali dibentuk pada Desember 2018 dengan jumlah anggota yang sangat terbatas.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: Production Supervisor Jadi Kunci: Strategi Efisiensi dan Produktivitas Dorong Lonjakan Produksi Manufaktur - LSP TRIM
Artikel Engineering 06 May 2026

Production Supervisor Jadi Kunci: Strategi Efisiensi dan Produktivitas Dorong Lonjakan Produksi Manufaktur

Oleh Anna Hudia Rahman

Laporan terbaru dari Commonwealth Bank melalui Manufacturing Insights Report 2023 menunjukkan prospek positif bagi sektor manufaktur di Australia. Sekitar 72% pelaku industri berencana meningkatkan kapasitas produksi dalam 12 bulan ke depan, dengan persentase yang sama juga menyiapkan peningkatan investasi modal. Optimisme ini didorong oleh kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, di mana 70% perusahaan melaporkan kenaikan laba, meningkat dari 52% pada periode sebelumnya. Selain itu, 74% responden memperkirakan pertumbuhan keuntungan akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: Perkuat Tim Teknik, Terracon Rekrut Insinyur Muda Berpengalaman untuk Proyek Geoteknik - LSP TRIM
Artikel Engineering 06 May 2026

Perkuat Tim Teknik, Terracon Rekrut Insinyur Muda Berpengalaman untuk Proyek Geoteknik

Oleh Anna Hudia Rahman

Perusahaan konsultan teknik nasional Terracon mengumumkan penambahan tenaga profesional baru dengan bergabungnya Adamari Davila sebagai project engineer di kantor mereka di Pharr, Texas.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: Siemens Hadirkan Inovasi SINUMERIK ONE: Operasi CNC Lebih Cepat, Presisi, dan Siap Transformasi Digital - LSP TRIM
Artikel Engineering 06 May 2026

Siemens Hadirkan Inovasi SINUMERIK ONE: Operasi CNC Lebih Cepat, Presisi, dan Siap Transformasi Digital

Oleh Anna Hudia Rahman

Perusahaan teknologi industri Siemens terus mengembangkan sistem CNC andalannya, SINUMERIK ONE, dengan menghadirkan inovasi terbaru pada aspek perangkat keras dan perangkat lunak. Melalui pembaruan sistem SINUMERIK V6.20, berbagai fungsi teknologi baru diperkenalkan untuk mempermudah pengoperasian mesin, mengurangi tingkat keausan, serta meningkatkan produktivitas manufaktur. Inovasi ini sekaligus memperkuat peran SINUMERIK ONE dalam mendukung transformasi digital industri melalui sistem yang fleksibel, modular, dan berperforma tinggi.

Baca Selengkapnya
Foto Berita: Dari Insinyur ke Pengusaha: Transformasi Karir Berbasis Efisiensi dan Otomasi Bawa Sukses Bisnis Mandiri - LSP TRIM
Artikel Engineering 06 May 2026

Dari Insinyur ke Pengusaha: Transformasi Karir Berbasis Efisiensi dan Otomasi Bawa Sukses Bisnis Mandiri

Oleh Anna Hudia Rahman

Seorang insinyur industri, Ryan Hannon, mengambil langkah besar dalam kariernya dengan beralih dari dunia korporasi ke bisnis waralaba. Selama lebih dari satu dekade, ia berkarier di perusahaan logistik ternama seperti UPS, NFI, dan Pitney Bowes, dengan fokus pada pemanfaatan otomatisasi dan robotika untuk meningkatkan efisiensi operasional. Namun, tingginya mobilitas pekerjaan membuatnya merasa kehilangan momen penting bersama keluarga.

Baca Selengkapnya

Menampilkan 10 berita