Icon Chat LSP TRIM
Foto: LSP TRIM dan dr. Mekanik Academy Selenggarakan Sertifikasi BNSP Skema Project Engineer bagi Karyawan PT KAI (Persero) Batch 2 - LSP TRIM

LSP TRIM dan dr. Mekanik Academy Selenggarakan Sertifikasi BNSP Skema Project Engineer bagi Karyawan PT KAI (Persero) Batch 2


Bandung, 15 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) bersama dr. Mekanik Academy sebagai Mitra Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP TRIM kembali menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Skema Project Engineer bagi 10 karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan yang dilaksanakan secara offline di Hotel Dafam Rio, Kota Bandung ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Manajemen Proyek Batch 2 yang diselenggarakan oleh dr. Mekanik Academy. Program ini menjadi wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui sertifikasi profesi yang diakui secara nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pelaksanaan sertifikasi ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan penyelenggaraan Batch 1 yang telah memberikan manfaat bagi para profesional di lingkungan PT KAI (Persero). Melalui Pelatihan Manajemen Proyek Batch 2, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip-prinsip manajemen proyek, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi proyek sesuai dengan standar dan kebutuhan industri. Setelah menyelesaikan proses pembelajaran, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi sebagai bentuk validasi atas pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki.

Skema Project Engineer yang diselenggarakan oleh LSP Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) dirancang untuk menghasilkan tenaga profesional yang mampu mengelola proyek secara efektif dan efisien. Kompetensi yang diujikan mencakup kemampuan dalam menyusun rencana proyek, mengelola sumber daya, mengendalikan biaya, mutu, waktu, serta mengidentifikasi dan mengelola risiko selama pelaksanaan proyek. Kompetensi tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama di berbagai sektor industri, termasuk transportasi, manufaktur, konstruksi, energi, hingga infrastruktur.

Seluruh proses Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan standar yang ditetapkan oleh BNSP. Para peserta menjalani berbagai metode asesmen yang meliputi verifikasi portofolio, wawancara, observasi, serta penilaian terhadap bukti kompetensi yang dimiliki. Proses asesmen dilakukan secara objektif, independen, transparan, dan mengedepankan prinsip asesmen berbasis kompetensi sehingga hasil sertifikasi benar-benar mencerminkan kemampuan peserta dalam menjalankan peran sebagai Project Engineer.

Keikutsertaan 10 karyawan PT KAI (Persero) dalam program ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Di tengah semakin kompleksnya pengelolaan proyek di sektor transportasi dan infrastruktur, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap tenaga profesional memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar nasional dan kebutuhan dunia industri.

Sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknik, LSP TRIM terus mengembangkan berbagai skema sertifikasi kompetensi BNSP yang mendukung kebutuhan industri modern, khususnya pada bidang teknologi rekayasa dan industri manufaktur. Sementara itu, dr. Mekanik Academy sebagai Mitra TUK LSP TRIM terus menghadirkan program pelatihan berbasis kompetensi yang terintegrasi dengan sertifikasi BNSP, sehingga peserta tidak hanya memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mendapatkan pengakuan kompetensi yang memiliki nilai tambah dalam pengembangan karier profesional.

Melalui kolaborasi antara LSP TRIM, dr. Mekanik Academy, dan PT KAI (Persero), diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar nasional dan mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang. LSP TRIM berkomitmen untuk terus memperluas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi BNSP bidang teknik serta menghadirkan berbagai skema sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga dapat berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.


Bagikan Berita Ini