Bandung, 10 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) bersama dr. Mekanik Academy sebagai Mitra Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP TRIM sukses menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Skema Project Engineer bagi 4 karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan yang dilaksanakan secara offline di Hotel Dafam Rio, Kota Bandung ini merupakan rangkaian akhir dari Pelatihan Manajemen Proyek Batch 1 yang sebelumnya diselenggarakan oleh dr. Mekanik Academy. Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga sertifikasi, lembaga pelatihan, dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.
Pelatihan Manajemen Proyek Batch 1 yang diselenggarakan oleh dr. Mekanik Academy dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi proyek sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta mengikuti proses Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP yang diselenggarakan oleh LSP TRIM sebagai tahapan akhir untuk memperoleh pengakuan kompetensi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Skema Project Engineer merupakan salah satu skema sertifikasi unggulan yang dikembangkan oleh LSP Teknologi Rekayasa Industri Manufaktur (LSP TRIM) untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang teknik dan manajemen proyek. Seorang Project Engineer dituntut memiliki kemampuan dalam menyusun perencanaan proyek, mengelola sumber daya, mengendalikan waktu, biaya, mutu, dan risiko, serta memastikan setiap tahapan proyek berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kompetensi tersebut menjadi kebutuhan penting di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, konstruksi, energi, transportasi, hingga infrastruktur.
Selama pelaksanaan sertifikasi, keempat peserta menjalani proses asesmen sesuai dengan pedoman BNSP yang dilakukan oleh asesor kompetensi LSP TRIM. Metode asesmen meliputi verifikasi portofolio, wawancara, observasi, serta evaluasi terhadap bukti-bukti kompetensi yang dimiliki peserta. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, independen, transparan, dan mengedepankan prinsip asesmen berbasis kompetensi guna memastikan bahwa setiap peserta benar-benar memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan pada Skema Project Engineer.
Keikutsertaan 4 karyawan PT KAI (Persero) dalam program ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Sertifikasi BNSP menjadi salah satu bentuk pengakuan resmi terhadap kemampuan tenaga kerja sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan dalam membangun SDM yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pengelolaan proyek di era transformasi industri.
Sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknik, LSP TRIM terus mengembangkan berbagai skema sertifikasi kompetensi BNSP yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Sementara itu, dr. Mekanik Academy sebagai mitra TUK LSP TRIM terus berkomitmen menghadirkan program pelatihan berbasis industri yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mendapatkan pengakuan kompetensi yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan karier.
Melalui kerja sama antara LSP TRIM, dr. Mekanik Academy, dan PT KAI (Persero), diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar nasional dan kebutuhan industri. LSP TRIM akan terus memperluas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi BNSP bidang teknik, khususnya pada bidang teknologi rekayasa dan industri manufaktur, sebagai bagian dari kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.